Cara Melatih Kemampuan Berbahasa Inggris yang Saya Sukai
Hai semua! Alhamdulillah hari ini dapat inspirasi nulis ini hehe. Berikut ini adalah cara melatih kemampuan berbahasa Inggris yang saya sukai. Saya masih harus banyak banyak banyaaaaaak lagi belajar bahasa Inggris, tapi saya nggak mau belajarnya disengaja banget belajar hehehe. Saya pinginnya sambil melakukan hal yang menyenangkan tapi bisa sekalian belajar jadi saya pakai cara-cara ini. Ini pengalaman saya aja ya, barangkali ada yang cocok. Kalau ini bisa jadi tips ya alhamdulillah hehe. So, without further ado, here it is:
1. Berusaha Mengekspresikan Pikiran dengan Bahasa Inggris
Selama ini kalau saya nulis diary, nulis status atau apapun itu yang mengekspesikan pikiran, saya sesering mungkin tulis dengan bahasa Inggris. Entah itu bener atau nggak grammar atau spellingnya hahaha (yang penting udah berusaha semaksimal mungkin bener, bolak balik referensi ga masalah). Yang penting in English cuy! Ada nggak ya yang mengira sok bergaya bahasa Inggris? hehehe. Saya suka aja sih soalnya emang ada kombinasi kata-kata dalam bahasa Inggris yang menurut saya beda auranya dengan kalau dalam bahasa Indonesia. Selain itu dengan mengasosiasikan pikiran saya dengan bahasa Inggris, saya jadi bisa nggak nganggep bahasa Inggris itu bahasa yang harus diterjemahkan dulu ke bahasa Indonesia tapi langsung buah pikiran kita.
2. Nonton Film atau Serial pakai Subtitle Bahasa Inggris
Ini yang paling saya sukai! Yang saya sukai dari metode ini adalah ini sama sekali nggak kerasa kaya lagi belajar hehehe. Percakapan dalam film atau serial juga sering kali mengandung banyak slang dan frasa-frasa yang nggak kaku kaya di buku pelajaran. Selain itu kita bisa sekalian tau pronounciation yang baik. Sekalian bisa merasakan emosi yang terkandung dari suatu percakapan, kata-kata apa yang cocok untuk ekspresi itu.
3. No/ Minimize Subtitle
Saya suka cari video-video pendek berbahasa Inggris di Youtube. Misal video tentang misi luar angkasa, video masak, atau vlogger yang lagi jalan-jalan. Nontonnya harus tanpa subtitle, kalau misal ada yang terlewat boleh sekali-sekali dinyalakan subtitelnya tapi jangan sampai keterusan. Awalnya saya harus pakai headset dan volumenya harus keras. Intinya mengisolasi suara ini dari suara lain. Tapi lama-lama bisa tanpa headset. Malah kadang subtitle jadi terasa mengganggu konsentrasi ke video itu sendiri karena mata kita akan otomatis berusaha untuk membaca subtitle tersebut.
4. Membaca Buku Bahasa Inggris
Alhamdulillah buku Bahasa Inggris sekarang mudah diakses dan nggak harus mahal. Buku bahasa Inggris pertama saya saya beli waktu mau masuk kuliah. Saya beli di shopping dekat Taman Budaya Yogyakarta. Bukunya nggak mahal, kalau tidak salah hanya 10.000 karena buku bekas (saya sarankan kalau cari buku carilah yang bekas dulu baru cari yang baru karena bisa dapat lebih murah jadi bisa dapat banyak). Judulnya "The Great Green Notebook of Katie Roberts". Bukunya ringan sekali, soalnya sebenarnya itu untuk anak SD. Saya waktu itu hampir mahasiswa. Saya suka membaca buku bahasa Inggris daripada terjamahannya karena saya ingin mendapatkan first hand experience dari lelucon-lelucon atau ungkapan yang ada di buku itu. Misal di buku Harry Potter And The Order Of The Phoenix saat Dobby menulis "HAVE A VERY HARRY CHRISTMAS" yang merupakan plesetan dari "have a very merry(?) atau happy(?) christmas". Di buku terjemahan kalau tidak salah diubah jadi "Selamat Harry Natal" (cmiiw soalnya saya dulu pinjam teman saya jadi nggak bisa ngecek). Selain itu, dengan membaca kita bisa tau makna dari suatu kata tanpa harus tahu terjemahannya, dengan mencoba memahami konteksnya. Nanti kalau ada kata yang tidak bisa dimengerti cari definisinya bukan terjemahannya.
5.Berbicara Kepada Diri Sendiri dalam Bahasa Inggris
Saya punya kebiasaan berbicara pada diri sendiri. Misal saat saya mencari sesuatu yang terselip, saya akan menggumam "duh dimana ya, kemaren kayanya di sini deh, apa di sini ya?". Hal ini membantu saya lebih berkonsentrasi. Nah ketika bergumam itu saya kadang menggunakan bahasa Inggris. Saya juga suka melakukan tutorial untuk diri sendiri. Misal saat saya menjahit pouch, ada beberapa proses yang harus dilakukan mulai dari menggambar pola sampai mengecek hasil. Saya kadang menarasikan langkah-langkah yang saya lakukan dengan bahasa Inggris seolah sedang membuat video tutorial hahaha.
6. Mencoba Aksen
Dua aksen dalam bahasa Inggris yang umumnya diketahui adalah American dan British. Saya suka mencoba-coba menirukan kedua aksen tersebut. Suka aja hehehe. Oh iya! Sambil nonton film tadi sambil bisa belajar aksen. Soalnya di kenyataan aksen nggak cuma American dan British aja. Di Amerika Serikat antara negara bagian Texas dan California sudah beda. Di UK pun ada beberapa aksen, seperti Scottish, Cockney, kalau yang biasa kita tahu itu namanya RP (Received Pronounciation). Ada lagi aksen Australia, New Zealand, Canada, dll.
7. Nonton Dokumenter
Yang saya sukai dari dokumenter selain kontennya adalah kosakata yang digunakan sangat luas dan banyak yang mungkin baru pertama saya dengar. Salah satu kata yang saya ketahui dari dokumenter adalah 'habitable'.
8. Main Game dengan Bahasa Inggris
Yayy ini juga menyenangkan sekali hehe walaupun sekarang udah jarang. Ternyata udah terbukti menurut penelitian juga loh kalau game bisa membantu meningkatkan kemampuan bahasa Inggris dan memperluas vocabulary.
Begitulah teman-teman. Coba bisa berakhir di angka 10 pasti lebih satisfying hehehe tapi nggak apa-apa deh. Semoga salah satu dari beberapa orang yang baca tulisan saya ini (emang ada berapa sih, Vo wkwkwkwk) bisa jodoh dengan cara-cara tersebut biar tulisan saya bermanfaat hehehe. Terima kasih!








Comments
Post a Comment