Menengok Kembali Postingan Facebook Saya Jaman Dulu Part 2/2

Halo semua! Saya mau melanjutkan tulisan saya tentang postingan facebook saya ya hehehe. Bagi yang belum membaca part 1 bisa dibaca di sini. Karena yang terakhir adalah nomor 6, maka saya akan memulai dari nomor 7.

7. Being obsessed with things
Harus ditulis 2 kali jaga-jaga kalau ada kecamatan yang belum tersebar berita ini
Ditulis dua kali, dilike dan dikomen sendiri (double thumbs up!)
Tiga kali ding! (quadruple thumbs up!)
HUAHAHAHAH NO COMMENTO
Dari dulu tidak berubah <3
Ada juga banyak tentang SHINee ~ tapi itu disimpan saja <3

8. Bikin meme, tebak-tebakan, & fakta unik untuk dipost di grup kelas SMA walau kadang nggak laku wkwkwkwk (psssst...sebenarnya karena saya kangen mereka)
Dilike sendiri because why not (thumbs up!)





9. Sok sok an bijak wkwkwk *sruput kopi

Bisa aja dek dek...



















Hehehe sekian keretjehan ini. Semoga bisa menghibur. Saya tidak tahu apakah tulisan ini berfaedah atau tidak (semoga iya walau sedikit). Awalnya saya iseng buka-buka postingan facebook saya jaman dahulu karena mengharapkan menemukan yang lucu-lucu dan alay-alay (dan emang facebook saya bergelimang kealay-an hehhee), tapi saat melihat lebih jauh saya menjadi trenyuh. Saya merasa trenyuh karena apa yang diri saya di masa lalu tulis ternyata sangat mengena untuk diri saya saat ini walau receh sekalipun
Saya rasa memang betul menulis itu penting karena apa yang kita tulis sekarang akan meluncur melewati ruang dan waktu dan menyapa diri kita di masa depan, entah keadaan apa yang sedang kita hadapi saat tulisan-tulisan itu kita baca kembali. Bisa jadi tulisan kita di masa lalu adalah sedikit dorongan yang kita butuhkan untuk melangkah lebih jauh.


Kalau tidak ingin menulis untuk orang lain, bisa menulis untuk diri kita sendiri. Tidak harus lewat blog atau sosial media. Bisa juga lewati diary atau yang kadang saya lakukan adalah menulis email untuk diri saya sendiri masa depan ( bisa lewat futureme.org). See ya!

Comments

Popular Posts